Kata Mereka yang Pernah Tinggal di Rumah Singgah YSAS
Datang ke Jakarta buat berobat bukan perkara mudah bagi banyak orang. Ada yang harus ninggalin rumah, kerjaan, dan pastinya kampung halaman demi berobat anaknya. Di kondisi yang engga pasti itu, orang tua tidak hanya di tuntut kuat secara fisik, tapi juga mental. Rumah Singgah (YSAS) hadir sebagai tempat tinggal sementara bagi keluarga pasien, sekaligus ruang aman untuk beristirahat, berbagi cerita, dan saling menguatkan satu sama lain. Dari kebersamaan itulah muncul rasa bahwa perjuangan ini tidak di jalani sendirian. Berikut adalah kata mereka yang pernah tinggal di Rumah Singgah YSAS, kami tuliskan apa adanya, tanpa memotong atau mengubah isi pesan, karena setiap kalimat menyimpan pengalaman dan makna yang tidak tergantikan.
“Pastinya seneng banget karna yayasan ayah sarah axel bisa berobat di RSCM di mana hanya RSCM saja yang bisa melakukan operasi transplantasi hati untuk axel, selama di yayasan pun kami selalu terpenuhi kebutuhannya, bahkan pengobatan axel hampir semuanya di tolong sama yayasan ayah sarah sampai operasi..
Yang paling berkesan di sana kita benar² ngrasa bahwa kita ini ga sendirian,banyak yg lebih dalam lukanya dari kita.. intinya jdi makin bersyukur karna suportnya relawan, ayah sarah juga tentunya yang benar² selalu mengusahakan yang tinggal disana bisa berobat dengan sangat layak..
Terima kasih banyak yayasan ayah sarah karna adanya kalian axel sekarang bisa lari², bisa sekolah, bisa berteman dengan teman² yang lainnya dengan rasa percaya diri.. insya allah kabaikan kalian semua akan allah balas dengan kebaikan kebaikan yang tentunya di berkahi allah ….”
— Mama Axelle
Apa yang dirasakan Mama Axelle juga dirasakan oleh banyak orang tua lain di Rumah Singgah YSAS. Tinggal bersama keluarga pasien lain membuat suasana terasa lebih hangat. Ada tempat untuk bercerita, saling menyemangati, dan berbagi kekuatan di tengah proses pengobatan yang panjang dan melelahkan.
“Oh ya pastinya tinggal di ysas tuh seneng banget ma jadi aku berasa punya keluarga disana ma aku gk ngerasa sedang berjuang sendiri gitu disana aleeza juga merasa punya banyak teman dan sodara ysas tuh udah banyak bantu kita ma, aku juga GK tau kalau GK ada ysas entah aleeza bisa lanjut pengobatan atau tidak ma dari awal aleeza di rujuk ke rscm ysas selalu bantu pengobatan nya dari mulai kebutuhan dan dukungan nya trus relawan nya baik2. Yg pastinya aku gk akan lupain ysas ma bagiku ysas adalah penolong bagi kami.. Aku titip salam juga buat semua pasien yg masih berjuang jangan pantang menyerah semangat terus menjemput kesembuhan demi anak2 kita semua semoga para pendamping nya juga selalu di berikan kesehatan selalu kekuatan dan dalam lindungan Allah SWT aamiinnn 🤲 …”
— Mama Alezza
Kisah perjuangan di Rumah Singgah YSAS juga datang dari keluarga yang harus menempuh perjalanan jauh dari luar pulau. Jarak dan keterbatasan tidak menyurutkan harapan untuk kesembuhan anak.
“Saya selaku orang tua dari Davie Pratama panamuan di mana kami pernah tinggal di yayasan sahabat ayah Sarah..waktu itu anak kami Davie sedang berjuang untuk sembuh dari sakit tumor ginjal kami dari Kalimantan Barat tidak punya tempat tinggal dan akhirnya kami di bantu oleh yayasan sahabat ayah Sarah dan tim relawan yang akhirnya menjadi saksi atas kesembuhan yang Davie rasanya sampai hari ini puji Tuhan Davie sehat dan bisa bersekolah juga seperti anak2 lain nya. Yayasan lah yang menjadi tempat tinggal dan kami juga sangat berterima kasih selama disna kebutuhan Davie terpenuhi dari susu pempers makanan sehat dan transport ke RS .Davie juga mendapatkan kasih sayang dari orang2 baik tim relawan donatur yg berkunjung dan ayah Sarah serta keluarga..
Sampai hari ini pun Suasana disna masih saya ingat dari suara tangis anak2 ,aroma makanan dari Dapur ysas yg dimna kami para org tua sangat kompak dalam kebersamaan menjalani hari2 yang penuh tanda tanya karna dimna tiba2 kabar duka datang dari teman2 seperjuangan.. pokoknya hari2 disna penuh tantangan karna harus berjuang untuk mendapatkan kesembuhan..saya juga sampai saat ini masih mengingat pesan ayah Sarah dan tim relawan bahwa kami sebagai orang tua harus semangat dalam menemani anak kami yang saat itu sedang menjalani kemoterapi dan sinar kami di berikan dukungan dan motivasi agar selalu semangat dan pantang menyerah.. akhirnya kami berhasil dan terimakasih kepada yayasan sahabat ayah Sarah yang telah menjadi tempat tinggal dan sudah menemani kami berjuang selama di jakarta semoga yayasan sahabat ayah Sarah makin banyak membantu orang2 dan kebaikan tim relawan dan Ayah Sarah di balas berkali lipat .. Amin…”*
— Orang Tua Davie Pratama Panamuan
Dari cerita-cerita ini, terlihat bahwa Rumah Singgah YSAS bukan hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kebersamaan bagi keluarga pasien. Di sini, para orang tua belajar untuk tetap kuat, saling mendukung, dan terus melangkah meski jalan yang di lalui tidak mudah. Semoga kisah mereka bisa menjadi pengingat bahwa kebaikan, sekecil apa pun, bisa memberi dampak besar bagi mereka yang sedang berjuang.

“Pastinya seneng banget karna yayasan ayah sarah axel bisa berobat di RSCM di mana hanya RSCM saja yang bisa melakukan operasi transplantasi hati untuk axel, selama di yayasan pun kami selalu terpenuhi kebutuhannya, bahkan pengobatan axel hampir semuanya di tolong sama yayasan ayah sarah sampai operasi..
“Oh ya pastinya tinggal di ysas tuh seneng banget ma jadi aku berasa punya keluarga disana ma aku gk ngerasa sedang berjuang sendiri gitu disana aleeza juga merasa punya banyak teman dan sodara ysas tuh udah banyak bantu kita ma, aku juga GK tau kalau GK ada ysas entah aleeza bisa lanjut pengobatan atau tidak ma dari awal aleeza di rujuk ke rscm ysas selalu bantu pengobatan nya dari mulai kebutuhan dan dukungan nya trus relawan nya baik2. Yg pastinya aku gk akan lupain ysas ma bagiku ysas adalah penolong bagi kami.. Aku titip salam juga buat semua pasien yg masih berjuang jangan pantang menyerah semangat terus menjemput kesembuhan demi anak2 kita semua semoga para pendamping nya juga selalu di berikan kesehatan selalu kekuatan dan dalam lindungan Allah SWT aamiinnn 🤲 …”