Bulan Ramadan selalu menjadi waktu yang penuh kehangatan. Salah satu momen yang paling di tunggu di Rumah Singgah (YSAS) yaitu buka puasa bersama anak-anak dampingan. Kegiatan ini bukan hanya sekadar makan bersama, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak pejuang kanker yang sedang menjalani pengobatan di rumah sakit.
Setiap kali ada sahabat, relawan, atau donatur yang datang untuk berbuka bersama, suasana rumah singgah terasa lebih hidup. Anak-anak biasanya sudah berkumpul sejak sore hari untuk menyambut waktu berbuka. Ada yang bermain bersama, ada yang mengobrol dengan relawan, dan ada juga yang hanya duduk santai sambil menunggu waktu berbuka tiba.
Menjelang waktu berbuka, para relawan dan orang tua pasien mulai menyiapkan hidangan yang sudah di sediakan oleh para donatur. Makanan sederhana yang di sajikan terasa begitu istimewa karena dinikmati bersama-sama. Kami pun saling bercengkerama sambil menunggu adzan maghrib dengan penuh antusias.
Ketika adzan berkumandang, semua mulai berbuka dengan takjil yang telah di siapkan. Setelah itu di lanjutkan dengan makan bersama. Suasana kebersamaan inilah yang membuat momen bukber terasa hangat dan berkesan, baik bagi anak-anak, orang tua pasien, maupun para sahabat yang hadir.
Bagi anak-anak dampingan, kehadiran para sahabat yang meluangkan waktu untuk berbuka bersama memberikan semangat tersendiri. Mereka merasa di perhatikan dan tidak sendirian dalam menjalani perjuangan melawan penyakit yang sedang di hadapi.
Melalui kegiatan sederhana seperti ini, Yayasan Sahabat Ayah Sarah berharap anak-anak tetap merasakan kebahagiaan di tengah proses pengobatan yang tidak mudah. Kebersamaan saat berbuka puasa menjadi pengingat bahwa masih banyak orang baik yang peduli dan ingin berbagi kebahagiaan bersama mereka.
Semoga kebersamaan ini terus menghadirkan senyum, semangat, dan harapan bagi anak-anak dampingan di Rumah Singgah YSAS.
