

Salwa Maida Waliyah alami tumor di otaknya yang membuatnya harus rutin menjalani pengobatan.

Awalnya, Salwa tumbuh dengan normal hingga pada Oktober 2025 ia mulai mengeluh pusing. Ia pun dilarikan ke klinik dan diberikan obat. Namun setiap kali obatnya habis, rasa sakit itu kembali datang.
Saat ditanyakan apakah Salwa pernah terjatuh, ternyata ia pernah jatuh di sekolah.
Kemudian di rumah sakit pertama dilakukan CT-Scan, dan diketahui adanya cairan yang menggumpal di kepala. Salwa pun dirujuk ke rumah sakit kedua untuk menjalani tindakan pemasangan selang VP Shunt.

Setelah diperbolehkan pulang, kondisi Salwa sempat membaik. Ia sudah bisa kembali mengobrol dan duduk. Namun setelah satu bulan, saat mulai diajarkan berjalan, kondisi Salwa kembali menurun. Ia menjadi lemah dan tidak bisa berjalan lagi.
Siapa sangka, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lengkap, ternyata Salwa mengalami tumor di otak yang semakin membesar. Pengobatan pun tidak dapat dilanjutkan di rumah sakit tersebut karena keterbatasan alat, sehingga Salwa dirujuk ke rumah sakit ketiga.

Di rumah sakit ketiga, tindakan pengangkatan tumor otak pada anak dengan kondisi seperti Salwa tidak dapat dilakukan. Salwa pun kembali dirujuk ke rumah sakit keempat, yaitu RSCM.
Di sana, Salwa harus menjalani rawat inap selama 2 bulan karena kondisinya yang sangat mengkhawatirkan.
Salwa juga menjalani radioterapi, karena tindakan operasi tidak bisa dilakukan akibat risiko yang sangat tinggi mengingat ukuran tumor yang sudah terlalu besar.

Di balik perjuangan Salwa, ada hati orang tua yang hancur melihat anaknya terbaring lemah.

"Saya tidak bisa berkata-kata… saya sedih melihat anak saya tidak bisa bicara. Tapi saya akan terus berusaha membawa Salwa berobat, walaupun sekarang saya harus berhenti bekerja untuk menemaninya," ujar ayah Salwa dengan penuh kesedihan.
Segala yang mereka miliki telah habis. Tabungan sudah tidak tersisa. Mereka bahkan harus meminjam ke sana kemari demi pengobatan Salwa. Usaha rumah makan yang sempat dijalani pun bukan milik sendiri.
Kini, keluarga Salwa hanya bisa berharap pada kebaikan hati orang-orang.

"saya juga harus menitipkan kembaran salwa ke saudara kami, setiap hari ia bertanya kapan salwa sembuh dan kami pulang, saya hanya bisa tersenyum sdan mengucap sabar yaa nak"
Kami memohon dengan penuh harap, mari bersama menjadi bagian dari perjuangan Salwa.
Bantuan sekecil apa pun sangat berarti untuk meringankan beban keluarga ini dan memberi Salwa kesempatan untuk terus berjuang.
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, DANA, ShopeePay, OVO, LinkAja, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.
Bagi sahabat selain mendoakan dan berdonasi, sahabat juga bisa membagian campaign ini looh, agar lebih banyak lagi yang turut membantu pejuang kesembuhan.
Terimakasih banyak #SahabatBaik
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik