ImageBerbagai Diagnosa Dialami Bayi Arta Sejak Lahir!!...
Image

Berbagai Diagnosa Dialami Bayi Arta Sejak Lahir!!

Image
Jakarta Timur
Rp 25.082 terkumpul dari Rp 55.000.000
1 Donasi 23 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Tangis Arta Belum Usai, Di Usia 4 Bulan Ia Harus Berjuang Melawan Banyak Penyakit Sekaligus

Di saat bayi lain belajar tersenyum dan menikmati hangatnya pelukan orang tua, Arta justru harus berjuang untuk setiap tarikan napasnya.

Arta, bayi laki-laki berusia 4 bulan asal Kalimantan Timur, sedang menghadapi ujian berat yang bahkan sulit ditanggung oleh orang dewasa. Sejak lahir, ia didiagnosis menderita jantung bocor (ASD secundum dan small VSD), trakeobronkitis, pneumonia, bibir dan langit-langit sumbing (labio palato), serta beberapa kondisi medis lainnya yang mengancam keselamatannya.

Perjuangan Arta dimulai sejak detik pertama kehidupannya. Saat dilahirkan, Arta tidak langsung menangis seperti bayi pada umumnya. Baru berusia satu hari, ia mengalami sesak napas berat hingga harus dirawat intensif selama dua minggu di rumah sakit.

Sang ibu, Bu Retno, masih mengingat jelas momen yang menghancurkan hatinya saat pertama kali melihat putranya terbaring lemah.

"Saya sedih sekali. Badannya kuning, wajahnya pucat, seperti tidak bernyawa. Saya hanya bisa menangis melihat kondisi anak saya," tuturnya.

 

Hingga hari ini, Arta belum bisa bernapas dengan normal. Setiap hari ia harus bergantung pada bantuan oksigen agar tetap bisa bertahan. Kondisinya sering memburuk secara tiba-tiba hingga membuatnya berkali-kali keluar masuk rumah sakit dan menjalani perawatan di ruang NICU. Bahkan, ada saat-saat di mana Arta mengalami gangguan pernapasan hingga seperti lupa bernapas.

Tubuh mungilnya yang seharusnya tumbuh sehat justru semakin melemah. Warna kuning pada tubuhnya tak kunjung membaik. Setelah menjalani berbagai perawatan di Samarinda, dokter akhirnya merujuk Arta ke Jakarta karena kondisinya membutuhkan penanganan yang lebih lengkap dan intensif.

Di tengah perjuangan melawan penyakitnya, Arta juga membutuhkan susu khusus dan berbagai kebutuhan medis yang tidak seluruhnya ditanggung oleh BPJS. Biaya yang harus dikeluarkan terus bertambah dari hari ke hari.

 

Sementara itu, orang tua Arta hanyalah keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai tukang sayur keliling dengan penghasilan sekitar Rp200.000 per hari, itupun masih harus dipotong biaya operasional dan kebutuhan sehari-hari. Demi menyelamatkan buah hati mereka, keluarga ini telah menjual perhiasan yang dimiliki, meminjam uang kepada tetangga, hingga berutang ke koperasi. Namun seluruh pengorbanan itu masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pengobatan Arta yang terus berjalan.

Perjuangan Arta pun belum berakhir.

Dalam waktu dekat, ia harus menjalani operasi jantung dan operasi bibir sumbing agar memiliki kesempatan untuk hidup lebih baik. Selain itu, karena pneumonia yang dideritanya, dokter juga menyarankan penggunaan alat bantu napas CPAP untuk membantu menstabilkan pernapasannya.

Namun harga alat tersebut mencapai sekitar Rp20 juta, angka yang sangat besar bagi keluarga Arta. Di tengah keterbatasan ekonomi, mereka kini hanya bisa berharap ada uluran tangan dari orang-orang baik yang bersedia membantu.

 

Setiap malam, kedua orang tuanya hanya bisa memandangi Arta yang terbaring dengan selang dan alat bantu napas, sambil memanjatkan doa agar putra kecil mereka diberi kesempatan untuk sembuh. Mereka tidak menginginkan kemewahan, hanya ingin melihat Arta tumbuh sehat, tertawa, bermain, dan bernapas tanpa bantuan alat.

 

Sahabat baik, perjuangan Arta masih panjang. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti untuk membantu biaya pengobatan, operasi, kebutuhan medis, serta kehidupan Arta selama menjalani perawatan.

Mari bersama menjadi harapan bagi Arta. Bantu ia terus berjuang, agar bisa melewati masa-masa sulit ini dan mendapatkan kesempatan untuk hidup yang lebih sehat.

Baca selengkapnya ▾

  • May, 30 2026

    Campaign is published

Sahabat Sarah3 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 25.082

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close